Aguero, Bocah hanyut di selokan akhirnya ditemukan

bocah hanyut
Jasad adik Aguero di dalam kantong mayat (Foto: Basarnas)

PUBLIKTALAUD.net – Minggu, 26/09/2021 Basarnas sudah berupaya semaksimal mungkin pencarian korban hanyut yang di Paal Dua.

Dari hari pertama sampai hari ke 5 seluruh tim sar gabungan melaksanakan pencarian dari titik korban terjatuh di selokan sampai di muara belum menemukan titik terang keberadaan korban.

Semua metode pencarian sudah di lakukan dari penyisiran dipinggiran sungai, metode hanyut dan pergerakan menggunakan perahu karet, tetap belum membuahkan hasil.

Di hari ke 6 jam Pukul 02.00 pagi tim sar gabungan menerima informasi dari masyarakat pulau Mantehage bahwa ada jasad yang terapung apung di perairan laut sekitar pulau perkirakan umur 2 tahun.

BACA JUGA:  Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Nurhadi Harus Jadi Momentum Konsolidasi Nasional

Tim sar gabungan langsung menuju kelokasi penemuan korban, bersama keluarga korban untuk memastikan kebenaran nya.

Setelah sampai di lokasi penemuan korban keluarga sudah memastikan bahwa itu korban yang selama ini di cari yaitu Aguero Ondang berumur 2 tahun yang hanyut 5 hari lalu.

Korban di temukan kurang lebih 24 Mill dari posko bersama, tim sar gabungan langsung mengevakuasi korban dan membawa kerumah duka untuk di semayam kan.

Kepala kantor Sinaga mengapresiasi kepada seluruh tim yang terlibat walau tengah malam tim masih bekerja untuk evakuasi korban.

BACA JUGA:  Koalisi Desak Pemerintah Tunda dan Evaluasi Terlebih Dahulu Rencana SKB 3 Kementerian/Lembaga terkait Pedoman Penerapan Regulasi UU ITE

Terimakasih kepada nelayan setempat pulau mantehage yang sudah memberikan informasi penemuan korban sehingga korban bisa di evakuasi.

Dikarenakn beberapa kali tim menerima info setelah di kroscek ternyata bukan koban akan tetapi bangkai hewan yang terapung apung.

Setelah penemuan korban operasi anak hanyut kami tutup dan operasi 1 orang lompat dari KM saint mery kami tutup juga di karenakan sampai hari ke 7 belum menemukan tanda tanda korban.

Dan apabila masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dan pulau kami harapkan secepatnya melaporkan apabila menemukan jasad manusia.